HomeUncategorizedPuluhan Motor Mogok Setelah Terobos Banjir di Simpang Puri Kembangan Jakarta Barat

Puluhan Motor Mogok Setelah Terobos Banjir di Simpang Puri Kembangan Jakarta Barat

Banjir yang merendam kawasan Simpang Puri Kembangan, Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat mengakibatkan banyak pengendara motor mengalami kerusakan mesin. Menurut laporan yang dikutip dari Antara pada Senin (5 Mei 2026), ketinggian air banjir mencapai 60 hingga 80 sentimeter di persimpangan tersebut.

Para pengendara yang nekat menerobos genangan air banjir terpaksa menghentikan kendaraan mereka di lokasi yang lebih aman. Sejumlah motor yang mogok kemudian didorong ke tepi jalan untuk memberi ruang bagi kendaraan lain.

Upaya Penanganan dan Pengendalian Lalu Lintas

Respons cepat datang dari berbagai instansi terkait. Petugas kepolisian, dinas perhubungan (Dishub), dan Sudin Sumber Daya Air turut membantu pengendara yang terjebak di tengah genangan banjir. Selain memberikan bantuan, mereka juga berupaya memecah kemacetan yang terjadi akibat insiden ini.

Dampak dari banjir ini tersebar di beberapa lokasi strategis. Banyak motor mogok terhenti di pinggir Jalan Outer Ring Road menuju arah Cengkareng dan di sekitar pinggir Jalan Kembangan Raya arah Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Para pengendara terpaksa menunggu air keluar dari mesin motor mereka yang telah terkena banjir.

Pengalaman Pengendara Terjebak Banjir

Seorang pengemudi ojek online bernama Iqbal menceritakan pengalamannya yang cukup memprihatinkan. Dia terpaksa berlindung di kolong tol karena takut sepeda motornya akan rusak jika terkena air banjir. Setelah menunggu selama 20 menit lebih, Iqbal belum bisa melanjutkan perjalanannya.

“Udah 20 menit-an tertahan di sini, enggak bisa terobos, takut juga,” ungkapnya saat ditemui di lokasi. Iqbal sebenarnya memiliki rencana untuk mengantar paket ke arah Joglo, namun kondisi banjir yang tidak terduga memaksanya untuk berhenti dan menunggu.

“Tadi mau antar paket ke Joglo, tapi gimana ini lagi banjir,” tambahnya dengan nada penyesal. Kisah Iqbal mencerminkan betapa banyaknya masyarakat yang terganggu aktivitasnya akibat banjir yang melanda kawasan Jakarta Barat pada hari itu.

RELATED ARTICLES

Most Popular