Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta telah menyelesaikan asesmen kesehatan terhadap sejumlah anak yang terdampak dari tempat penitipan anak Little Aresha Yogyakarta. Berdasarkan temuan tersebut, belasan anak terindikasi mengalami kurang gizi dan sejumlah anak lainnya menunjukkan gangguan dalam perkembangan mereka.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan tidak hanya mencakup anak-anak yang terdaftar dalam laporan polisi. Tim khusus Pemkot Yogyakarta juga membuka layanan pemeriksaan bagi semua anak yang keluarganya mengajukan pengaduan terkait kasus ini, termasuk bekas pengguna layanan daycare tersebut.
Jumlah Anak yang Diperiksa
Dari total 149 anak yang terdata, sebanyak 131 anak telah menjalani pemeriksaan. Khusus untuk evaluasi status gizi, 125 anak telah diperiksa, sementara beberapa anak masih menunggu untuk menjalani pemeriksaan psikologis lebih lanjut.
“Kemarin ada 149 (anak yang terdata), tapi kemarin yang baru diperiksa 131 (anak). Tapi yang (sudah diperiksa) gizinya itu 125, karena ada yang kesuwen nunggu atau belum sempat diperiksa psikolognya,” ungkap Emma Rahmi Aryani.
Temuan Kondisi Kesehatan Anak
Dari ratusan anak yang telah diasesmen, Kepala Dinkes menemukan kondisi yang mengkhawatirkan. Sebanyak 17 anak terindikasi mengalami masalah gizi, sementara 13 anak lainnya menunjukkan gangguan dalam aspek perkembangan mereka.
Gangguan perkembangan yang teridentifikasi mencakup berbagai kondisi, mulai dari indikasi ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder), speech delay, hingga gejala autisme. Emma menekankan bahwa diagnosa tersebut masih bersifat sementara dan memerlukan pemeriksaan lanjutan untuk konfirmasi lebih lanjut.
“Kalau kemarin itu 17 (anak) yang masalah gizi, yang (gangguan) perkembangan ada 13 (anak). (Gangguan) perkembangan itu ada yang hiperaktif, ada yang autis. Ya itu baru diagnosis sementara nanti kan itu harus diperiksa lagi,” jelasnya.
Temuan ini menjadi bagian dari upaya komprehensif Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengevaluasi dampak kesehatan dari kasus daycare Little Aresha dan memastikan setiap anak yang terdampak mendapatkan penanganan medis dan psikologis yang diperlukan.