HomeNewsEvakuasi Darurat Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Akibat Hantavirus

Evakuasi Darurat Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Akibat Hantavirus

Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu mengumumkan insiden serius melibatkan hantavirus dari kapal pesiar MV Hondius. Lima warga negara Prancis menunjukkan gejala virus ini saat dalam perjalanan pulang dari kapal pesiar yang berlabuh di lepas pantai Kepulauan Canary. Mereka dievakuasi dengan protokol kesehatan darurat yang sangat ketat.

Penerbangan sewaan membawa para penumpang dari Tenerife menuju Paris pada hari Minggu. Setiba di Bandara Le Bourget, petugas medis berpakaian lengkap alat pelindung diri (APD) menyambut mereka di landasan pacu. Ambulans kemudian membawa mereka ke rumah sakit Bichat yang terletak di ibu kota Prancis.

Hantavirus dari Kapal Pesiar: Protokol Karantina Ketat

Di rumah sakit Bichat, kelima pasien asal Prancis menjalani karantina ketat selama 72 jam pertama. Mereka akan menjalani penilaian kesehatan lengkap untuk memastikan kondisi mereka. Setelah periode awal tersebut, mereka akan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 45 hari penuh.

Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis merilis pernyataan resmi mengenai langkah-langkah karantina ini. Protokol yang diterapkan sangat ketat untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari virus berbahaya tersebut. Tindakan preventif ini diambil sebagai upaya melindungan kesehatan publik.

Selain Prancis, negara-negara lain juga menerapkan protokol serupa. Empat belas warga negara Spanyol yang dipulangkan dari kapal pesiar yang sama kini menghadapi karantina wajib. Mereka ditempatkan di rumah sakit militer di ibu kota Spanyol, yaitu Madrid.

Warga negara Inggris juga telah dipulangkan ke Manchester sebagai bagian dari upaya koordinasi internasional. Meskipun tidak ada warga Inggris yang melaporkan gejala, mereka tetap dipantau dengan cermat. Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) memastikan pengawasan berkelanjutan terhadap semua pengembalian penumpang.

Karakteristik dan Penularan Hantavirus

Hantavirus biasanya dibawa dan ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus. Namun, strain Andes memiliki kemampuan penularan antar manusia yang berbeda. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penularan dari manusia ke manusia telah terjadi di antara beberapa penumpang kapal saat berada di Amerika Selatan.

Gejala infeksi hantavirus mencakup beberapa manifestasi klinis yang serius. Demam dan kelelahan ekstrem merupakan gejala awal yang umum dialami. Penderita juga mengalami nyeri otot, sakit perut, muntah, dan diare yang persisten.

Dalam kasus yang lebih berat, sesak napas dapat terjadi dan memerlukan penanganan medis segera di fasilitas rumah sakit. Gejala-gejala ini menunjukkan betapa seriusnya kondisi yang dapat ditimbulkan oleh virus ini. Oleh karena itu, deteksi dini dan isolasi sangat penting untuk pencegahan komplikasi serius.

Tiga penumpang kapal pesiar telah meninggal setelah bepergian dengan MV Hondius. Dua dari ketiga korban meninggal tersebut dipastikan terinfeksi virus hantavirus. Kejadian fatal ini menunjukkan tingkat keparahan potensial dari penyakit ini jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat.

Lebih dari 90 wisatawan dipulangkan dari kapal Belanda pada hari Minggu. Mereka berasal dari berbagai negara dan kini menjalani protokol karantina sesuai dengan ketentuan masing-masing negara asal. Langkah-langkah koordinasi internasional ini diambil untuk memastikan kesehatan publik tetap terjaga dan mencegah penyebaran virus lebih lanjut ke komunitas di berbagai belahan dunia.

Foto: Hanta1. via Openverse

RELATED ARTICLES

Most Popular